Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 6, 2025

Sanggar Mustika Budaya Menari di Ruang Siar: Ketika Akulturasi Menemukan Panggungnya

 Langit Kendari sore itu berwarna tembaga, seolah ikut memanggil orang-orang untuk berkumpul di ruang siar RRI. Di sana, di sebuah studio yang biasanya dipenuhi suara penyiar dan gemerisik berita, hari itu yang terdengar adalah denting gamelan dan desir langkah para penari muda. Sanggar Mustika Budaya datang bukan sekadar untuk menari—mereka datang untuk bercerita. Di hadapan para tamu dan pendengar, Dr. Laxmi, Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat, membuka diskusi dengan suara yang tenang namun tegas. Ia berbicara tentang kelompok-kelompok seni Jawa perantauan, tentang bagaimana mereka menjaga denyut budaya di tanah baru. “Seni ini bukan hanya milik satu etnis,” ujarnya sambil sesekali menatap para penari yang sedang bersiap. “Ini adalah ruang bagi siapa pun yang ingin merawat harmoni.” Di sampingnya, Dr. Sumiman Udu, tenaga ahli yang lama mengamati dinamika budaya di Sulawesi Tenggara, mengangguk pelan. Baginya, kebudayaan adalah sungai besar—dan para perantau adalah arus kecil ya...