Oleh: Sumiman Udu Hari berganti minggu, minggu sudah berganti bulan, berganti tahun hingga akhinrya membuat rindu semakin menjadi dalam benak Wanianse. Keberangkatan suaminya ke rantau orang telah membuat hari-harinya berperan ganda, di samping menjadi ibu buat anak-anaknya, juga menjadi kepala keluarga kecilnya. Hari-harinya menjadi lebih pada sebuah ketegaran. Hanya kisah-kisah lamalah yang membuatnya berbahagia disaat menidurkan kedua belah hatinya. Suatu malam, Wanianse duduk lagi di bawah temaram lampu minyaknya, di ruang tengah rumah gubuknya, ia kembali menidurkan kedua anaknya setelah makan malam. Seperti biasa ia kembali duduk untuk bercerita sambil mengupas ubi kayunya. Di ruang itulah ia selalu menceritakan berbagai kisah kepada kedaua anaknya. Kedua anaknya selalu menunut ibunya untuk bercerita sebagai pengantar tidur. “Ina, cerita dong, mala mini saya belum mengantuk”, kata La Ijo pada ibunya Wanianse. “Iya, Ina, ceritakan kita tentang yang bagus”, sambung Wa Leja anak...
www.pusatstudiwakatobi.blogspot.co.id