Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

PETA JALAN PEMBANGUNAN WAKATOBI: TANTANGAN DAN HARAPAN (bagian 1)

Oleh: Sumiman Udu Timbangi la bhonto timbangi Te togo nolingka-lingkamo Te lemba atu nte sangia To salane nte ka’epea Pikirkanlah la bhonto pikirkanlah Kampung ini sudah mulai miring Jabatan itu adalah suatu yang sakral Kalau kita salah menjalankannya maka ada konsekuensinya                  Peta politik Wakatobi telah membawa wajah baru pemimpin Wakatobi dalam beberapa hari ke depan. Setidaknya, pemimpin lama Wakatobi Ir. Hugua telah sukses melakukan proses pemilihan demokrasi yang melahirkan pemimpin baru Wakatobi. Tentunya, masyarakat Wakatobi membutuhkan sebuah peta jalan politik yang dapat membawa perubahan Wakatobi ke arah yang lebih baik di masa yang akan datang. Peta pembangunan kabupaten Wakatobi yang lebih memihak kepada kepentingan rakyat, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Wakatobi.        ...

MEMBEDAH KONSEP TRISAKTI BUNG KARNO

SELAMA DALAM MASA kolonialisme Belanda, bangsa Indonesia berada dalam hegemoni penjajah. Antonio Gramsci menjelaskan bahwa kekuasaan yang menindas berupaya menguasai seluruh keadaan melalui cara yang paling kuat yaitu hegemoni, baik dalam tataran nilai ataupun tindakan. Intelektual dari Italia ini mengungkapkan berbagai contoh hegemoni dalam catatannya ‘Selection from the Prisons Notebooks’ Hegemoni ini bisa mempengaruhi semua aspek kehidupan. Bung Karno memiliki gagasan untuk menghadapi gelombang hegemoni dari pihak luar.