Langsung ke konten utama

Postingan

Wakatobi Jadi Cagar Biosfer Dunia

Wakatobi Jadi Cagar Biosfer Dunia Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Kamis, 10 Mei 2012 | 22:21 WIB dikutip dari http://sains.kompas.com/read/2012/05/10/22210970/Wakatobi.Jadi.Cagar.Biosfer.Dunia KOMPAS/ICHWAN SUSANTO Penyelaman di Wakatobi. WANGI-WANGI, KOMPAS.com — Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurus masalah pendidikan dan kebudayaan, UNESCO, menetapkan kawasan Taman Nasional (TN) Laut Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai salah satu kawasan cagar biosfer dunia yang ada di Indonesia, tanpa syarat. Bupati Wakatobi, Hugua, di Wangi-Wangi, Kamis, mengatakan, UNESCO menetapkan kawasan TN Wakatobi seluas 1,3 juta hektar menjadi cagar biosfer dunia itu bersama 12 cagar biosfer lainnya di dunia. Menurut Hugua, penetapan Wakatobi sebagai cagar biosfer dunia itu ...

BETENA TOMBULA: JEJAK TIONGHOA DALAM TRADISI LISAN BUTON[1]

Oleh: Sumiman Udu [2] ABSTRAK Tradisi lisan menyimpan berbagai ingatan kolektif masyarakatnya, termasuk jejak kebudayan yang berkembang di dalam masyarakat itu. Sebagai tradisi lisan, Betena Tombula merupakan tradisi lisan masyarakat Buton yang mengisahkan tentang jejak kebudayaan masyarakat Tionghoa dalam dunia Melayu Buton. Oleh karena itu, penelusuran jejak Tionghoa dalam tradisi lisan betena tombola merupakan ruang pertautan kebudayaan Tionghoa dan Melayu Buton dalam ingatan kolektif masyarakat Buton. Penelitian mengenai Betena Tombula untuk menemukan jejak Tionghoa dalam masyarakat Buton ini dilakukan dengan pendekatan etnografi. Dengan demikian, baik data pustaka mapun data lapangan dalam penelitian ini akan dianalisis berdasarkan sudut pandang masyarakat   pemilik tradisi lisan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat Buton memiliki pandangan bahwa Ratu pertama Wakaa kaa merupakan keturunan Tionghoa yang berasal da...