Langsung ke konten utama

Postingan

Benarkah Einstein Seorang Muslim?

Jakarta–Albert Einstein sejak lama diduga menganut Judaisme, agama kaum Yahudi. Namun, ada klaim yang menyatakan ilmuwan nyentrik itu sebenarnya adalah Muslim. Mana yang benar? Klaim yang beredar di blog-blog Tanah Air ini menyebutkan adanya dokumen rahasia yang berisi surat-surat Einsten. Surat tersebut menunjukkan, ilmuwan kelahiran Jerman penemu teori relativitas ini, menganut Islam Syiah Imamiyah. Berdasarkan laporan situs mouood.org, pada 1954, Einstein menyurati marji besar Syiah kala itu, Ayatollah Al Udzma Sayid Hossein Boroujerdi. “Setelah berkorespondensi dengan anda, saya menerima agama Islam dan mazhab Syiah 12 Imam,” tulis Einstein. Einstein menjelaskan, Islam lebih utama ketimbang agama lain. Serta menyebutnya paling sempurna dan rasional. Ia bahkan menyatakan seluruh dunia takkan mampu membuatnya kecewa terhadap Islam maupun meragukannya. Dalam makalah terakhirnya, ‘Die Erklarung’ (Deklarasi) yang ditulis pada tahun tersebut di Amerika Serik...

RELASI GENDER DALAM MASYARAKAT DAN PEMBANGUNAN WAKATOBI[1]

Oleh Sumiman Udu [2] A.      Pengantar Sewaktu di Leiden Kebudayaan Wakatobi – Buton dibangun di atas konsep keseimbangan, walaupun di dalam kehidupan sehari-hari perempuan sering kali tidak beruntung. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Pim Schoorl bahwa Budaya masyarakat Wakatobi – Buton pada umumnya selama ini telah memposisikan perempuan dalam ketegangan. Di satu sisi, budaya Wakatobi – Buton menghargai dan menghormati perempuan, tetapi di sisi lain, budaya Wakatobi – Buton pada umumnya banyak membelenggu perempuan, terutama untuk menduduki posisi-posisi tertentu dalam kehidupan bermasyarakat (Schoorl, 2003: 211). Namun jika kita menelusuri lebih jauh mengenai kebudayaan Buton, maka kita akan menemukan begitu besarnya pengaruh perempuan dalam kebudayaan Buton. Mengingat dalam kedalaman kebudayaan Buton, terdapat paham yang disebut dengan paham kebutonan. Berangkat dari pondasi dasar kebudayaan Buton yang disebut konsep kangkilo atau kesucian, m...