Langsung ke konten utama

Postingan

Kisah Inspiratif : Papa, jangan ambil tangan Ita

oleh Freedom with VeMMA pada 26 Mei 2012 pukul 0:21 · Sebuah kisah untuk dijadikan pengalaman sebagai pelajaran. Sebagai orang tua kita patut juga menghalangi perbuatan pasangan untuk memukul sang buah hati. Khususnya pada anak-anak yang masih kecil dan tak tahu apa-apa. Mengajar dengan cara memukul bukanlah cara terbaik. Begini kisah nyatanya: Sepasang suami isteri seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak untuk diasuh pembantu rumah ketika mereka bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan berusia tiga setengah tahun. Sendirian di rumah, dia sering dibiarkan pembantunya yang sibuk bekerja. Dia bermain diluar rumah. Dia bermain ayunan, berayun-ayun di atas ayunan yang dibeli papanya, ataupun memetik bunga matahari, bunga kertas dan lain-lain di halaman rumahnya. Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dia pun mencoret semen tempat mobil ayahnya diparkirkan tetapi karena lantainya terbuat dari marmer, coretan tidak ...

Wanianse 17

Oleh: Sumiman Udu Malam itu, seperti biasa, bulan purnama menyinari pasir putih di halam rumah Waniase. Ia dan kedua anaknya, kembali duduk di bawah sinar bulan di musim kemarau. suara ombak laut banda seakan enggan menusik telinga mereka. Di samping kanannya, Wa Leja duduk dengan menendang ujung sarungnya dan berkata, "bangka-bangka ina" perahu-perahu ibu. "Jangan sampai robek sarungmu Nak" tidak ada uang untuk gantinya. "Bu, ceritakan kita Wangkinamboro, pinta La Ijo dari depan ibunya. "Iya ina, sambung Wa Leja" sambil menyandarkan tubuhnya ke paha ibunya. Maka mendengar permintaan kedua anaknya, maka Wanianse teringat pada cerita itu, Ok, jangan tidur ya? minta Wanianse pada kedua anaknya. Pada zaman dahulu hiduplah seorang

Pengumuman

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Wakatobi membuka tiga program Studi: (1) S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah; (2) s1 Pendidikan Bahasa Inggris; (3) S1 PGSD. Ini salah satu upaya untuk mencerdaskan generasi muda Wakatobi sehingga Wakatobi bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia Untuk Pendaftaran, silahkan datang ke Sekretariat Jl. Poros Liya dekat Jabal Rahman Mandati Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. atau kontak 081524813131 atau email: sumiman_u@yahoo.co.id. Bagi adik-adik yang mau kuliah, tidak perlu panik dengan kesempatan kuliah, kami hadir dari generasi Wakatobi yang ingin mengajak semua generasi muda untuk berjuang membangun SDM Wakatobi.

Penantian yang Samar

Oleh: Sumiman Udu & Minarny Mien (antara Bombana dan Kendari) Bayu senja telah usai, sementara angin malam semakin menusuk hingga ketulang sumsum,,, sedang bunyi jangkrik pun tak terdengar lagi karena lelahnya menanti pagi Di keheningan itu, batin semakin jelas dan rindu semakin terasa dan malam pun mulai berlalu,,, tanpa mengucap kata... Diam,,,,,, Tinggal imaji yang menyatu terbang bersama bayang yang menguap seribu tanya mulai mengundang tapi tak kutamukan jawaban entah kapan,,, sedang pagi belum jua menyapa Di kejauhan bintang kejora menyapa hanya hati terlalu sepi untuk sebuah sinar yang samar hingga ia hanya menunggu mentari Bilakah sang mentari menampakkan dirinya yang selama ini kunanti ataukah mentari hanya akan menjadi bayang-bayang semu??

RA Kartini Dalam Pengaruh Pemikiran Yahudi, Theosofi dan Pluralisme

Catatan: Tulisan ini diambil dari http://m.voa-islam.com/news/liberalism/2012/04/21/5268/ra-kartini-dalam-pengaruh-pemikiran-yahuditheosofi-dan-pluralisme/ Kebanyakan orang yang menjadikan Kartini sebagai ikon perjuangan perempuan Indonesia, tak melihat sisi lain dari pemikirannya yang sangat berbau Theosofi dan kebatinan. Padahal, banyak tokoh wanita lain yang hidup semasa dengannya, yang berjuang secara nyata dalam dunia pendidikan, bukan dalam wacana surat menyurat seperti yang dilakukan Kartini.  TANGGAL 21 April dikenal sebagai Hari Kartini. Hampir semua perempuan di Indonesia, termasuk kaum muslimah, yang ikut-ikutan memperingati hari tersebut tanpa mengetahui latar belakang sejarahnya yang jelas. Siapa sesungguhnya Kartini? Siapa orang-orang yang mempengaruhinya? Bagaimana corak pemikirannya? Peringatan Hari Kartini sering diikuti beragam acara yang mengedepankan emansipasi perempuan, kesetaraan gender, perjuangan feminisme, dan lain-lain. Kartini, di...